Minggu, 18 Mei 2008

PILGUB BALI


Untuk pertama kalinya indonesia melakukan pemilihan gubernur langsung ,,,membuat suasana baru dalam politk n demokrasi ... menghebohkan memang,, sarat dengan persaingan

gambar diatas adalah calon cagub dan cawagub bali semua mempunyai misi dan misi tersendiri

inilah salah satunya

DPP PDI Perjuangan memutuskan Mayjen Pol I Made Mangku Pastika dan Drs. AA Gde Ngurah Puspayoga sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Bali. Mangku Pastika saat ini menjabat Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Narkotika Nasional (BNN) dan yang telah berhasil menangani kasus bom Bali sewaktu menjabat Kapolda Bali. Sedang Puspayoga kini Walikota Denpasar yang memasuki periode kedua. Masyarakat Denpasar mengenal Puspayoga sebagai pejabat yang merakyat dan ramah serta tidak membeda-bedakan status sosial. Demikian pula sebagai Walikota, meskipun dia kader PDI Perjuangan dapat bekerjasama dengan parpol lain termasuk dengan Partai Golkar dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ketua Panitia Mukernas PKS, Mujiono mengakui selama ini pihaknya bekerjasama dengan Walikota Denpasar, Puspayoga

cbs

DENPASAR, SABTU - Sebanyak lima partai politik yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Bali (KRB) berhasil mengusung pasangan Cokorda Budi Suryawan SH dengan Drs Nyoman Gede Suweta sebagai calon Gubernur Bali 2008-2013.
Ketua Pemenangan Pilkada KRB, I Ketut Suwandhi di Sanur, Bali, Sabtu (22/3) malam mengatakan, bahwa pasangan Cagub Cok Budi Suryawan (CBS) - Suweta yang diusung KRB merupakan pasangan yang diharapkan masyarakat Bali.
Sebelum menetapkan pasangan Cagub CBS dengan Cawagub Suweta, koalisi parpol tersebut melakukan rapat menentukan paket Cagub sebulan lalu, melalui seleksi dan pertimbangan ke DPP Partai Golkar.
Kelima partai politik itu meliputi Partai Golkar, Partai Nasional Indonesia Marhaenis (PNI-Marhaenis), Partai Indonesia Baru (PIB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Kebangkitan Peduli Bangsa (PKPB).
Selain itu juga dua parpol yang telah menyatakan akan bergabung dengan KRB, yakni Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dengan demikian nantinya mencapai enam parpol dengan total suara lebih dari 20 persen. "Hingga kini baru secara resmi ada empat parpol yang mendukung CBS-Suweta," kata Suwandhi yang juga ketua DPD II Partai Golkar Kota Denpasar.
Dalam pidato politiknya, pasangan CBS-Suweta menekankan, komitmennya untuk mencerdaskan melalui pendidikan, meningkatkan peranan budaya dan kesejahteraan untuk rakyat Bali. "Kami ingin bersama-sama warga masyarakat untuk membangun Bali agar lebih baik dari yang sekarang. Tanpa kebersamaan dari warga masyarakat, kehadiran kami tidak akan berarti apa-apa," kata Budi Suryawan dengan santun.
Pada deklarasi KRB tersebut juga dihadiri wakil ketua umum DPP Partai Golkar Agung Laksono, Ketum PNI-Marhaenis Sukmawati Soekarnoputri, Ketua Dewan Pertimbangan PPP, Bachtiar Chamsyah serta sejumlah fungsionaris DPP Golkar dan ketua DPD kabupaten/kota di Bali.
Agung Lakosono menegaskan, parpol yang telah menyatakan dukungan kepada CBS-Suweta agar disosialisasikan terhadap kader-kader parpol dan simpatisannya untuk memilih pasangan tersebut. "Kami harapkan dukungan tak hanya pada deklarasi saja, tetapi juga sekaligus memenangkan pasangan CBS-Suweta dalam Pilkada Bali yang akan berlangsung pada 9 Juni mendatang," kata Agung Laksono yang disambut dengan yel-yel CBS-Suweta pasti menang.
Dengan dideklarasikannya pasangan CBS-Suweta tersebut berarti telah ada tiga pasang Cagub dan Cawagub yang akan bertarung dalam perhelatan akbar Pilkada Bali.

win-ap
Visi
“Menuju Masyarakat Bali yang Sejahtera, Berkeadilan Dilandasi oleh Iman dan Budaya” Misi :
1. Meningkakan kualitas hidup (Quality of live) masyarakat melalui peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan derajat kesehatan dan peningkatan daya beli masyarakat (perekonomian)2. Peningkatan pelayanan umum (Publik service) meliputi peningkatan infrastruktur, , peningkatan pelayanan administrasi dan komunikasi, serta peningkatan sosial budaya3. Membangun semangat persatuan dan kesatuan bangsa, gotong royong, serta harmonisasi antar seluruh lapisan masyarakat dalam heterogenitas agama suku dan adat istiadat.4. Mewujudkan supremasi hukum dan menciptakan pemerintahan yang bersih, efektif dan efisien guna terciptanya overnance

cbs

DENPASAR, SABTU - Sebanyak lima partai politik yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Bali (KRB) berhasil mengusung pasangan Cokorda Budi Suryawan SH dengan Drs Nyoman Gede Suweta sebagai calon Gubernur Bali 2008-2013.
Ketua Pemenangan Pilkada KRB, I Ketut Suwandhi di Sanur, Bali, Sabtu (22/3) malam mengatakan, bahwa pasangan Cagub Cok Budi Suryawan (CBS) - Suweta yang diusung KRB merupakan pasangan yang diharapkan masyarakat Bali.
Sebelum menetapkan pasangan Cagub CBS dengan Cawagub Suweta, koalisi parpol tersebut melakukan rapat menentukan paket Cagub sebulan lalu, melalui seleksi dan pertimbangan ke DPP Partai Golkar.
Kelima partai politik itu meliputi Partai Golkar, Partai Nasional Indonesia Marhaenis (PNI-Marhaenis), Partai Indonesia Baru (PIB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Kebangkitan Peduli Bangsa (PKPB).
Selain itu juga dua parpol yang telah menyatakan akan bergabung dengan KRB, yakni Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dengan demikian nantinya mencapai enam parpol dengan total suara lebih dari 20 persen. "Hingga kini baru secara resmi ada empat parpol yang mendukung CBS-Suweta," kata Suwandhi yang juga ketua DPD II Partai Golkar Kota Denpasar.
Dalam pidato politiknya, pasangan CBS-Suweta menekankan, komitmennya untuk mencerdaskan melalui pendidikan, meningkatkan peranan budaya dan kesejahteraan untuk rakyat Bali. "Kami ingin bersama-sama warga masyarakat untuk membangun Bali agar lebih baik dari yang sekarang. Tanpa kebersamaan dari warga masyarakat, kehadiran kami tidak akan berarti apa-apa," kata Budi Suryawan dengan santun.
Pada deklarasi KRB tersebut juga dihadiri wakil ketua umum DPP Partai Golkar Agung Laksono, Ketum PNI-Marhaenis Sukmawati Soekarnoputri, Ketua Dewan Pertimbangan PPP, Bachtiar Chamsyah serta sejumlah fungsionaris DPP Golkar dan ketua DPD kabupaten/kota di Bali.
Agung Lakosono menegaskan, parpol yang telah menyatakan dukungan kepada CBS-Suweta agar disosialisasikan terhadap kader-kader parpol dan simpatisannya untuk memilih pasangan tersebut. "Kami harapkan dukungan tak hanya pada deklarasi saja, tetapi juga sekaligus memenangkan pasangan CBS-Suweta dalam Pilkada Bali yang akan berlangsung pada 9 Juni mendatang," kata Agung Laksono yang disambut dengan yel-yel CBS-Suweta pasti menang.
Dengan dideklarasikannya pasangan CBS-Suweta tersebut berarti telah ada tiga pasang Cagub dan Cawagub yang akan bertarung dalam perhelatan akbar Pilkada Bali.

TAHAPAN-TAHAPAN PENTING PILGUB BALI 2008
Pemutakhiran Data Pemilih
Pengumuman Daftar Pemilih Sementara tanggal 2-11 Mei 2008 Perbaikan Daftar Pemilih Sementara tanggal 12-14 Mei 2008 Pencatatan Daftar Pemilih Tambahan tanggal 15-17 Mei 2008 Pengumuman Daftar Pemilih Tambahan tanggal 18-20 Mei 2008 Pengumuman Daftar Pemlih Tetap tanggal 24-26 Mei 2008 Pencalonan
Pengambilan Formulir Calon tanggal 5-11 April 2008 Pendaftaran Pasangan Calon tanggal 12-18 April 2008 Pengumuman Pasangan Calon yang memenuhi persyaratan tanggal 15-19 Mei 2008 Penentuan Nomor Urut Calon tanggal 20-26 Mei 2008 Kampanye


Kampanye tanggal 22 Juni-5 Juli 2008

Masa Tenang tanggal 6-8 Juli 2008

Pemungutan Suara
9 Juli 2008 pukul 07.00-13.00 wita

Penetapan Pemenang
19-21 Juli 2008 winasa






0 komentar:

Original Design by : x-template.blogspot.com.

Modified by :...